Situs Streaming yang Cocok untuk Nonton Film Saat Liburan Natal Dan Tahun Baru

Daftar Situs Streaming se lama liburan panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan segera tiba. Sejumlah pembatasan aktivitas terkait pandemi Covid-19 masih diberlakukan, sehingga pertemuan dan perjalanan harus dihindari.

Salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk menghabiskan liburan Nataru adalah menonton film.

Berbagai referensi menonton film bertebaran di dunia maya. Namun beberapa di antaranya adalah tautan streaming ilegal yang berisi konten bajakan.

Meskipun menawarkan pengalaman menonton yang sama dengan platform menonton film berbayar, platform menonton ilegal sering kali memiliki sejumlah kelemahan.

Beberapa kekurangannya antara lain kualitas subtitle atau terjemahan yang buruk, iklan yang mengganggu yang sering diklik secara tidak sengaja, dan risiko serangan malware dari situs penjelajahan tersebut.

Jadi menjelajah melalui platform berbayar atau platform penayangan iklan gratis mungkin merupakan pilihan terbaik Anda untuk Situs Streaming.

Berikut adalah lima situs terbaik untuk streaming film favorit Anda ke serial TV.

1. Netflix

Netflix adalah platform tontonan yang sangat populer saat ini. Pengguna dapat menonton acara dari platform ini dari perangkat seluler, laptop, atau TV.

Pengguna kemudian juga dapat mengakses platform ini dari aplikasi atau situs web.

Bahkan menggunakan fitur add-on di browser Google Chrome, pengguna yang menjelajahi Netflix.com dapat menonton video dengan teman, mitra, atau keluarga, meskipun mereka tidak berada di bawah satu atap.

Menonton Netflix secara bersamaan disebut pesta Netflix.

Untuk dapat mengakses film di Netflix, pengguna harus berlangganan platform secara individu atau grup.

Untuk paket individu, Netflix menawarkan tarif mulai dari Rs 54.000 dan dari Rs 153.000 untuk banyak anggota.

2. iflix

Iflix adalah platform streaming film dari Malaysia yang menawarkan layanan gratis dan berbayar kepada penggunanya.

Dengan menggunakan layanan gratis, penonton akan menonton film dengan iklan di antaranya, seperti menonton TV.

Awalnya Iflix hanya bisa digunakan di Malaysia, namun kini sudah bisa digunakan di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Sri Lanka dan beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika.

Iflix sendiri hadir di Indonesia pada tahun 2015. Tayangan yang dihadirkan di platform ini tidak hanya film dan serial TV, tetapi juga box office penerimaan film dan tayangan untuk anak-anak.

Selain itu, Ifix menawarkan beragam genre film, mulai dari drama, komedi, aksi, horor, melodrama, hingga thriller, untuk melayani berbagai macam penonton.

Iflix, yang dapat diakses dari iflix.com pada 2020, diakuisisi oleh raksasa teknologi China Tencent. Jadi platform untuk menonton film ini sekarang disebut WeTV.

3. IQiyi

Layanan menonton film ini berasal dari China. Dengan demikian, konten film di platform ini didominasi oleh drama dan film dari China.

Namun, sejumlah penggemar drama Korea dan drama Jepang juga cukup dimanjakan dengan banyaknya tayangan dari kedua negara tersebut di platform ini.

Seperti Iflix, iQiyi menawarkan layanan gratis dan berbayar kepada penggunanya. Pengguna juga akan menerima iklan di antara acara jika mereka memilih untuk menonton secara gratis.

Kemudian, hanya pelanggan yang dapat mengakses beberapa acara premium dan episode berikutnya dari beberapa serial drama.

IQiyi yang dapat diakses melalui link iq.com ini menerapkan tarif berlangganan mulai dari Rp30.000 per bulan.

4. Disney + Hotstar

Layanan streaming India Hotstar dilaporkan diakuisisi oleh Disney dan diubah menjadi Disney + Hotstar.

Disney + Hotstar menyelenggarakan berbagai acara di platformnya. Beberapa acara andalan mereka adalah Disney Originals, Pixar, Marvel, National Geographic, dan Star Wars.

Seperti Netflix, platform menonton film ini hanya tersedia dengan berlangganan. Namun, sejumlah pelanggan operator seluler milik negara Telkomsel dapat mengakses platform ini secara gratis, karena paket berlangganan dibangun ke dalam sejumlah paket Internet dari penyedia.

Biasanya, platform untuk menonton film, tersedia di hotstar.com, memberikan tarif Rs 30.000 per bulan untuk setiap pelanggan.

5. Bioskop Online

Bioskop online menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dibandingkan dengan layanan film lain dalam daftar ini.

Tidak menerapkan sistem berlangganan, Bioskop Online menggunakan sistem bayar per tayang, atau dengan kata lain penonton hanya membayar film yang ingin ditonton, misalnya untuk menonton film.

Bioskop online sendiri lahir di masa pandemi Covid-19 sebagai platform alternatif menonton film saat bioskop konvensional tidak beroperasi.

Layanan nonton film dengan link cinemaonline.com ini menawarkan tarif mulai dari Rp 5 ribu per film. Nantinya, film tersebut dapat ditonton kembali dalam waktu 48 jam setelah pembelian “tiket”.

Bioskop online menampilkan film-film lokal Indonesia, beberapa di antaranya telah diputar untuk pertama kalinya di platform ini.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.